Jumat, 15 Januari 2016

Hotspot


Pada saat ini sudah banyak orang yang menggunakan media internet sebagai kebutuhan pokok dalam menjalani pekerjaan masing-masing orang. Semakin berkembang pula aplikasi-aplikasi, media-media, dan cara-cara mudah dalam penggunaan akses internet. Salah satunya yaitu hotspot yang banyak digemari saat ini. Pada pemakaiannya yang mudah dan tidak begitu membutuhkan banyak biaya dalam penggunaan media atau perangkatnya (Putra,2013).

Pada dunia wireless hotspot di artikan sebuah tempat atau lokasi yang menyediakan koneksi jaringan wireless. Kualitas utama sebuah hotspot biasanya adalah layanan koneksi jaringan wireless dan kualitas layanan koneksi internet bagi para penggunanya. Cotohnya di mall, kampus, hotel, bandara, cafe adalah beberapa tempat yang biasanya menyediakan fasilitas tambahan berupa hotspot. Dimana nantinya seluruh karyawan dan masing-masing pelanggan dapat melakukan percakapan sekaligus mengakses intranet maupun untuk mendapatkan informasi penting yang dibutuhkan (Kartini dan  Adiansyah,2014).

Hotspot tidak lagi membutuhkan kabel terlalu banyak untuk dapat berbagi (sharing) data. Hotspot dapat melakukan koneksi internet seperti internetan, mengobrol (chatting), cek email, transaksi bank dan unduh (download). Ketika mengakses hotspot setiap akun (user) wajib memasukkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) terlebih dahulu pada saat masuk (login).

Gunakan hotspot hanya untuk menjelajahi (surfing) website saja. Jangan sekali-kali memasukkan informasi penting seperti informasi kartu kredit, akun bank, dan akun email. Jika melakukan transaksi perbankkan dengan sambungan hostpot akan menggundang bahaya. Sebab resiko informasi pada akun untuk disadap semakin besar. 

Hotspot-hotspot yang bermunculan mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Ada yang hanya sekedar mengikuti tren dan ada pula yang bener benar dibutuhkan perusahaan untuk mengembangkan jaringan wireless. Secara fungsional hotspot publik merupakan jaringan wireless yang menyediakan koneksi jaringan ke internet maupun jaringan internet perusahaan. Peralataan yang dapat melakukan koneksi tidak terbatas hanya seperti notebook, akan tetapi peralatan jaringan wireless yang lain seperti PDA, ponsel, atau peralatan jaringan yang lain (Mulyanta,2005).

Keuntungan dari hotspot ini adalah hanya dengan satu koneksi internet kita dapat membaginya kepada orang orang disekitar. Luas jangkauan hotspot ini bergantung kepada kekuatan WiFi pada laptop yang dijadikan access point sekitar 1 sampai 2 meter. Untuk mendapatkan koneksi yang maksimal sebaiknya tidak ada halangan antara letak perangkat penerima dengan access point. Sumber koneksi internet tidak boleh berasal dari jaringan GSM/CDMA (Agisli,2010) .



             Pada umumnya sebuah hotspot adalah gabungan dari beberapa tipe jaringan menjadi satu kesatuan. Hal ini dapat dilihat pada gambar diagram 1 yang menjelaskan banyaknya hotspot gratis yang disediakan oleh layanan umum. Hotspot gratis dapat ditemukan di rumah makan, hotel, dan cafe. Menyediakan hotspot gratis dapat menarik konsumen untuk berkunjung. 

           Grafik yang menyediakan hotspot berbayar ke pemilik gedung dan hotspot berbayar ke operator sangat berbeda tipis. Dikarenakan tidak semua tempat menyediakan layanan hotspot gratis. Banyak di beberapa tempat pengguna diharuskan membayar ke pemilik gedung. Sedangkan hotspot berbayar ke operator sudah banyak yang bekerja sama dengan pemilik gedung.


                                                                                   Daftar Pustaka


Putra, I. E. (2013). "Perancangan Jaringan Hotspot Berbasis Mikrotik Router OS 3.3.0". Jurnal Teknologi dan Informatika, vol1, no 1, pp 36 - 40

Kartini, Adiansyah W. (2014). "Membangun Jaringan Nirkabel (Hotspot Area) dan Manajemen Hotspot dengan Antamedia Hotspot Manager Sebagai Sarana Komersial Berbasis Wifi". Jurnal Ilmu Komputer, vol10, no 2, pp 97-119

Mulyanta, E. S. (2015). Pengenalan Protokol Jaringan Wireless Komputer. Andi. Yogyakarta.

Agusli, R. (2010). Panduan Koneksi Internet di Laptop. Media Kita. Jakarta.

Jumat, 11 Desember 2015

Sistem Pakar


Ilmu kecerdasan buatan telah menjadi topik pada penelitian sejak tahun 1950. Sistem pakar sangat diminati karena aplikasi ini menjanjikan jangkauan area yang cukup luas. Sistem pakar pada umumnya didefinisikan sebagai sebuah sistem yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah seperti seorang pakar. Manfaat yang diperoleh dari sistem pakar mampu melakukan pemeriksaan dengan cepat, tepat dan akurat. Salah satu yang umum dan banyak diterapkan secara luas menjadi aplikasi adalah sistem pakar (Rohajawati dan Supriyati,2010).

Komponen sistem pakar ini disusun atas dua elemen dasar yaitu fakta dan aturan (rule). Fakta adalah informasi tentang objek dalam area permasalahan tertentu. Aturan adalah informasi tentang cara bagaimana memperoleh fakta baru dari fakta yang telah diketahui. Keuntungan bila menggunakan sistem pakar adalah menyimpan kemampuan dan keahlian pakar. Kelemehan bila menggunakan sistem pakar adalah masalah dalam mendapatkan pengetahuan dimana pengetahuan tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah (Saputra,2011).

            Seorang sistem pakar dapat memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan sama sekali oleh orang lain. Sistem pakar biasanya tidak mempunyai pengetahuan tentang cabang pengobatan lain seperti pembedahan dan ilmu kesehatan anak. Pengetahuan dalam sistem pakar mungkin berupa keahlian atau pengetahuan yang pada umumnya ada dari buku,majalah dan pengetahuan perseorangan. Karakteristik dari sistem pakar adalah harus dapat menjelaskan langkah pemberian alasannya ketika pembuatan sehingga dapat dipahami (Suryadi,1994).
               
          Dua metode inferensi yang penting dalam sistem pakar yaitu rangkaian kedepan (forward chaining) dan rangkaian kebelakang (backward chaining). Rangakaian kedapan yakni menggunakan himpunan aturan kondisi-aksi. Rangkaian kebelakang merupakan metode penalaran kebalikan dari rangkaian kedepan. Pada rangkaian kebelakang penalaran dimulai dengan tujuan berjalan balik ke jalur yang akan mengarahkan ke tujuan tersebut (Kusrini,2006).



Daftar Pustaka

Rohajawati, S., Supriyati R. (2010). “Sitem Pakar Diagnosis Penyakit Unggas dengan Metode Certainty Factor”. Jurnal Ilmu Komputer,vol 4 , no 1, pp 41 - 46.

Saputra, A. (2011). “Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Paru-Paru pada Manusia Menggunakan Pemrograman Visual Basic 6.0”. Jurnal Teknologi dan Informatika, vol 1 , no 3, pp 202 – 222.

Kusrini, (2006). Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Andi. Yogyakarta.

Suryadi, (1994). Pengantar Sistem Pakar. Gunadarma. Jakarta.

Rabu, 11 November 2015

Membuat dan Menarasikan Tabel dan Grafik



Tabel 1. Penjualan pada Flashdisk

                Flashdisk adalah suatu perangkat (hardware) pada komputer atau laptop yang berfungsi untuk menyimpan data berupa file,video,lagu dan lainnya. Pada gambar tabel 1 dapat dilihat bahwa jumlah penjualan terbanyak adalah flashdisk yang berukuran 8GB. Flashdisk Kingston berukuran 32GB pada tahun 2013 terrendah peminatnya.
                Penjualan flahdisk sandisk mengalami peningkatan pada tahun 2013 yang berukuran 8GB. Penjualan flahdisk kingston mengalami penuruan pada tahun 2013 yang berukuran 32GB. Penjualan flahdisk toshiba mengalami peningkatan pada tahun 2014 yang berukuran 16GB.



 


                Antivirus adalah salah satu (software) yang sangat amat dibutukan didalam komputer atau laptop. Digunakan untuk melindungi file kita dari virus atau membersihkan file kita yang sudah terinjeksi oleh virus tersebut. Hal ini dapat dilihat pada gambar diagram 1 yang menjelaskan banyaknya orang yang menginstall Avast dikarenakan software tersebut  bekerja dengan sangat teliti dan tidak melambatkan kerjanya komputer.
                Grafik yang memilih smadav dan avira hampir berbeda tipis. Dikarenakan smadav tersebut sangat ringan dan dapat digunakan pada macam – macam windows. Antivirus ini mempunyai keunggulan yaitu dapat membetulkan berbagai macam file yang telah (terhidden) karena virus shorcut. Sedangkan avira dapat mendeteksi dan menghapus adanya virus secara otomatis serta dapat (update) secara langsung tanpa ada jaringan.